PenuLisan Karya ILmiah dan ProposaL Skripsi

Karya ilmiah adalah karya yang ditulis secara ilmiah atau sesuai prosedur ilmiah. Fakta yang disajikan berupa fakta umum yang bersifat objektif. Proposal skripsi adalah usulan skripsi yang dapat disusun oleh mahasiswa paling cepat bersamaan pada saat mengikuti Metodologi Penelitian dan mata kuliah yang cukup. Penulisan karya ilmiah yang baik dan benar terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir. Bagian awal terdiri dari halaman sampul dan judul, halaman persetujuan, halaman pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, dan daftar ilustrasi. Bagian tengah terdiri dari pendahuluan, bab-bab penguraian, dan kesimpulan. Bagian akhir terdiri dari daftar pustaka dan lampiran.
Menurut Brotowidjoyo (1985:8-9), “Karya ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar (E. Zaenal Arifin, 2006:1-2).” Sistematika penulisan karya ilmiah terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian pembuka, bagian inti karya ilmiah, dan bagian penutup. Bagian pembuka terdiri atas kulit luar, halaman judul, halaman pengesahan, halaman penerimaan, prakata, daftar tabel, daftar grafik, bagan, atau sketsa, daftar singkatan, dan lambang. Bagian inti terdiri dari bab pendahuluan, bab pembahasan, dan simpulan dan saran. Bagian penutup terdiri dari daftar pustaka, lampiran, dan indeks jika diperlukan. Usulan penelitian adalah rencana penelitian selengkapnya.

Jenis-Jenis Karya Ilmiah
Secara umum, karya ilmiah dapat dibagi menjadi:
1. Makalah, karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah dengan pembahasan berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Di dalam makalah, masalah disajikan secara deduktif atau induktif. Biasanya, makalah disusun untuk melengkapi tugas-tugas ujian mata kuliah tertentu atau untuk memberikan saran pemecahan tentang suatu masalah secara ilmiah. Makalah menggunakan bahasa yang lugas dan tegas. Makalah merupakan bentuk karya tulis ilmiah paling sederhana.
2. Kertas kerja, juga menyajikan sesuatu berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Akan tetapi, analisis dalam kertas kerja lebih serius dibandingkan dengan analisis dalam makalah. Kertas kerja biasanya ditulis untuk disajikan dalam seminar atau lokakarya.
3. Skripsi, karya tulis ilmiah yang disusun dalam rangka menyelesaikan studi tingkat sarjana program strata 1 (S1). Pendapat penulis yang tertuang di dalamnya harus didukung dengan data dan fakta yang obyektif. Jika menggunakan bahasa pengantar bahasa Indonesia, tebalnya antara 40 sampai 75 halaman. Jika menggunakan bahasa asing, tebalnya 25 sampai 50 halaman. Pembahasan dalam skripsi menggunakan pendekatan komparatif atau aplikatif dari disiplin ilmu yang akan dikembangkan menjadi profesinya.
4. Tesis, disusun untuk menyelesaikan studi tingkat sarjana program strata 2 (S2). Tesis mencoba mengungkapkan persoalan- persoalan ilmiah tertentu dan berusaha untuk memecahkannya. Tebalnya berkisar antara 100 sampai 150 halaman. Uraiannya harus bersifat analitis yang mengarah pada suatu kesimpulan.
5. Disertasi, disusun dalam rangka menyelesaikan program sarjana S3. Pembahasannya bersifat filosofis. Analitis, dan kritis. Kesimpulan yang dihasilkan harus mengandung pendapat baru. Tebalnya antara 150 sampai 250 halaman.

Konvensi Naskah Karya Ilmiah
1. Bahan
Kertas yang digunakan sebaiknya kertas HVS berukuran kuarto (21,5 x 28 cm2). Untuk kulitnya, kertas yang digunakan adalah kertas yang agak tebal. Usahakan hanya terdapat satu bentuk huruf dalam suatu karya ilmiah.
2. Margin
Atas: 4 cm
Kiri: 4 cm
Bawah: 3 cm
Kanan: 3 cm
3. Penomoran
Penomoran yang lazim digunakan adalah angka Romawi kecil, angka Romawi besar, dan angka Arab. Angka Romawi kecil (i, ii, iii, iv) dipakai untuk menomori halaman bertajuk prakata, daftar isi, daftar tabel, daftar grafik, daftar bagan, daftar skema, daftar singkatan dan lambang. Angka Romawi besar (I , II, III, IV) digunakan untuk menomori halaman bertajuk bab pendahuluan, bab analisis, dan bab simpulan. Angka Arab (1, 2, 3, 4) digunakan untuk menomori halaman-halaman naskah mulai bab pendahuluan sampai halaman terakhir, kecuali daftar pustaka dan lampiran.

Sistematika Karya Ilmiah
– Bagian Pembuka
1. Halaman Judul
Pada halaman judul tercantum judul karya ilmiah dan keterangannya (jika ada), maksud penyusunan, nama penyusun dan nomor induk mahasiswa, nama jurusan, fakultas, universitas atau sekolah tinggi, kota, dan tahun penyusunan.
2. Halaman Pengesahan
Halaman ini disediakan untuk mencantumkan nama-nama dosen pembimbing, nama ketua jurusan, dan nama dekan yang bertanggung jawab akan kesahihan karya ilmiah. Istilah-istilah yang digunakan oleh setiap perguruan tinggi berbeda-beda. Pada halaman ini juga dicantumkan tanggal, bulan, dan tahun persetujuan.
3. Prakata
Prakata ditulis untuk memberikan gambaran umum tentang penulisan karya ilmiah. Prakata hendaklah disajikan secara singkat tetapi jelas. Prakata terdiri atas puji syukur kepada Tuhan, penjelasan tentang pelaksanaan penyusunan karya ilmiah, ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, dan nama tempat, tanggal, bulan, tahun, dan nama penyusun.
4. Daftar tabel
5. Daftar grafik, bagan, atau skema
6. Daftar singkatan dan lambang

– Bagian Inti
1. Bab Pendahuluan
a. Latar Belakang Masalah
Bagian ini harus mencantumkan alasan penulis mengambil judul tersebut dan manfaat praktis yang dapat diambil dari karya ilmiah tersebut.
b. Tujuan
Bagian ini mencantumkan garis besar tujuan pembahasan dengan jelas, yaitu gambaran hasil yang akan dicapai. Tujuan ini boleh lebih dari satu asal berkaitan dan ada relevansinya dengan judul.
c. Pembatasan Masalah
d. Anggapan Dasar, Hipotesis, dan Kerangka Teori
Anggapan Dasar
Anggapan dasar atau asumsi adalah isi pernyataan umum yang tidak diragukan lagi kebenarannya. Asumsi ini yang akan mengarahkan penulis dalam mengerjakan penelitiannya. Asumsi harus ringkas, jelas, dan relevan dengan masalah yang dikemukakan.
Hipotesis
Hipotesis adalah isi pernyataan yang berupa generalisasi tentatif (sementara) tentang suatu masalah dan belum pasti kebenarannya. Hipotesis ini yang akan diuji kebenarannya dalam penelitian. Hipotesis dirumuskan secara jelas dan sederhana.
Kerangka Teori
Kerangka teori berisi prinsip-prinsip teori yang memengaruhi pembahasan.
e. Sumber Data/Populasi dan Sampel
Jika sumber data yang digunakan beragam, dapat digunakan istilah populasi dan sampel. Populasi adalah kumpulan dari seluruh sumber data yang akan diteliti. Sampel adalah contoh obyek yang akan diteliti dan harus dapat mewakili seluruh populasi.
f. Metodologi
Metodologi adalah seperangkat langkah kerja yang tersusun secara sistematis. Metodologi penelitian yang digunakan antara lain wawancara, angket atau kuesioner, dan observasi.
2. Bab Pembahasan
Bab pembahasan merupakan bab yang terpenting dalam penelitian ilmiah. Bagian ini dapat dibagi menjadi beberapa bab. Setiap bab dibagi lagi menjadi anak bab sesuai dengan kebutuhan penelitian. Segala masalah yang akan dijangkau terbicarakan dalam bab ini.
3. Bab Simpulan dan Saran
Simpulan adalah gambaran umum seluruh analisis dan relevansinya dengan hipotesis yang sudah dikemukakan. Simpulan akan lebih baik dan lebih informatif bila disajikan dalam paragraf-paragraf yang tidak dinomori. Saran tidak selalu diperlukan dalam karya ilmiah.

– Bagian Penutup
1. Daftar Pustaka
Salah satu hal yang mutlak ada pada suatu karya ilmiah adalah daftar pustaka. Pembaca dapat mengetahui sumber acuan yang dijadikan landasan berpijak oleh penulis. Jika buku sebagai pustaka acuan urutannya adalah sebagai berikut.
a. nama penulis atau nama lembaga
b. tahun terbit
c. judul pustaka beserta keterangannya
d. kota terbit
e. nama penerbit
2. Lampiran
Lampiran dapat berupa korpus data, tabel, gambar, bagan, peta, instrumen, transkripsi jika hal-hal tersebut tidak disertakan dalam teks.
3. Indeks
Indeks adalah daftar kata atau istilah yang terdapat dalam karya ilmiah. penulisannya harus secara berkelompok berdasarkan abjad awal kata atau istilah tersebut. Setiap kelompok dipisahkan dengan empat spasi. Indeks bermanfaat untuk memudahkan pembaca mencari kata atau istilah dengan cepat.

Proposal Skripsi
Proposal skripsi sering juga disebut usulan penelitian atau proposal penelitian. Di makalah ini, istilah yang digunakan adalah proposal skripsi. Proposal skripsi adalah rencana penelitian yang diajukan mahasiswa paling cepat bersamaan pada saat mengikuti Metodologi Penelitian dan mata kuliah yang cukup.

Unsur-Unsur Proposal Skripsi
Banyak lembaga tertentu sudah menyiapkan format proposal skripsi khusus tetapi ada beberapa unsur proposal skripsi yang penting, yaitu:
1. Judul Penelitian
Judul merupakan cerminan dari keseluruhan proposal skripsi.
2. Penegasan Masalah
Unsur ini diperlukan untuk memeriksa sejauh mana pemahaman tentang masalah atau topik yang akan diteliti.
3. Latar Belakang Penelitian
Latar belakang penelitian memuat alasan-alasan mengapa masalah tersebut yang diteliti.
4. Tinjauan Kepustakaan
Unsur ini mengemukakan berbagai teori yang mendasari topik penelitian.
5. Hipotesis
Hipotesis adalah dugaan sementara sehingga perlu pembuktian.
6. Tujuan dan Manfaat Penelitian
7. Metode Penelitian
Unsur ini memaparkan teknik penelitian yang digunakan.
8. Daftar Kepustakaan
Unsur ini merupakan salah satu indikasi apakah mahasiswa sudah menyiapkan diri dengan landasan teori yang berkaitan dengan topiknya atau belum.

Bagian-Bagian Proposal Skripsi
– Bagian Awal
1. Halaman Judul
Halaman judul memuat judul, maksud proposal skripsi, lambang universitas, nama mahasiswa dan Nomor Induk Mahasiswa, nama instansi dan tahun pengajuan proposal skripsi.
2. Halaman persetujuan

– Bagian Utama
1. Pendahuluan
a. Latar Belakang Masalah
Latar belakang membahas tentang faktor-faktor yang menyebabkan atau mendorong munculnya masalah.
b. Perumusan Masalah
Perumusan masalah berbentuk kalimat pertanyaan yang ringkas, jelas, dan sederhana serta memungkinkan untuk dijawab atau diuji secara ilmiah. Selain itu, rumusan masalah yang baik dapat menjelaskan hubungan antara dua variabel atau lebih.
c. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian harus sejalan dan sinkron dengan masalah penelitian yang sudah diformulasikan dalam bentuk rumusan masalah.
d. Keaslian Penelitian
Keaslian penelitian dikemukakan dengan menunjukkan bahwa masalah yang diteliti belum pernah dipecahkan. Jika penelitian tersebut sudah pernah dilakukan, nyatakan dengan tegas perbedaannya.
e. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian umumnya dipilah menjadi dua kategori, yaitu teoretis/akademik dan praktis/fragmatis. Manfaat teoretis terkait dengan kontribusi tertentu dari penyelenggaraan penelitian terhadap perkembangan teori dan ilmu pengetahuan. Manfaat praktis bertalian dengan kontribusi praktis yang diberikan dari penyelenggaraan penelitian terhadap obyek penelitian.
f. Ruang Lingkup Penelitian
Bagian ini menjelaskan tentang pembatasan penelitian dalam aspek metodologi penelitian, variabel yang digunakan, dan keadaan yang tidak menjadi cakupan penelitian.
2. Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka memuat uraian sistematis tentang teori-teori dan hasil-hasil penelitian sebelumnya yang berhubungan dengan permasalahan dan tujuan penelitian. Teori-teori dan pendapat-pendapat yang dikutip hendaknya bersumber dari pustaka aslinya. Isi tinjauan pustaka harus relevan dengan masalah yang diteliti dan diusahakan dari pustaka terbaru.
3. Landasan Teori
Landasan teori dijabarkan dari tinjauan pustaka dan disusun sendiri oleh mahasiswa sebagai tuntunan untuk memecahkan masalah penelitian dan merumuskan hipotesis. Landasan teori dapat berbentuk uraian kualitatif, model matematis atau persamaan-persamaan.
4. Kerangka Pemikiran
Kerangka pemikiran dibuat berupa skema sederhana yang menggambarkan secara singkat proses pemecahan masalah. Skema tersebut menjelaskan tentang mekanisme kerja faktor-faktor yang timbul secara singkat.
5. Hipotesis
Hipotesis dirumuskan berdasarkan landasan teori atau tinjauan pustaka jika landasan teori tidak ada. Hipotesis berbentuk pernyataan singkat.
6. Metode Penelitian
a. Penentuan Lokasi Penelitian
Proposal skripsi perlu mengemukakan alasan-alasan yang tepat sesuai permasalahan dan tujuan penelitian dalam pemilihan suatu daerah sebagai lokasi penelitian.
b. Data Penelitian
Subbab ini menguraikan tentang jenis data yang dikumpulkan, sumber data penelitian, instrumen penelitian, dan metode pengumpulan data. Jenis data yang dikumpulkan dapat berupa data kuantitatif (berupa angka), data kualitatif, data primer (diperoleh langsung dari responden), dan data sekunder. Instrumen penelitian dapat berupa kuesioner, kamera, dan lain-lain. Metode pengumpulan data ada lima, yaitu studi dokumen, observasi, wawancara, eksperimen, metode tes, dan metode angket.
c. Variabel dan Pengukuran Variabel
Variabel adalah karakteristik tertentu yang mempunyai nilai, skor, atau ukuran yang berbeda untuk unit observasi atau individu yang berbeda. Pengukuran variabel adalah pemberian angka-angka secara nominal terhadap perangkat sosial, individu, dan atau kelompok sesuai aturan dan menetapkan korelasi di antara keduanya secara simbolik.
d. Penentuan Populasi, Sampel, Responden, dan Teknik Pengambilan Sampel
Sampel dapat diambil secara acak sederhana (simple random), proporsional, stratifikasi, purposif, kuota, kluster, insidental, dan bertahap (multistage).
e. Metode Analisis Data
Dalam menganalisis data, dapat digunakan analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Kedua jenis analisa tersebut tidak harus dipisahkan satu dengan lainnya.
f. Batasan Konsep, Variabel, dan Istilah
Di dalam setiap proposal skripsi, apa pun jenis penelitian yang digunakan, memerlukan penegasan batasan atau pengertian yang operasional dari setiap istilah, konsep, dan variabel yang ada.
g. Waktu dan Jadwal Pelaksanaan Penelitian
Jadwal pelaksanaan penelitian disajikan dalam bentuk matriks. Jadwal kegiatan penelitian menunjukkan tahap-tahap pelaksanaan penelitian, waktu yang diperlukan, dan perincian kegiatan masing-masing tahap.

– Bagian Akhir
1. Daftar Pustaka
Telah dijelaskan pada bab sebelumnya.
2. Lampiran
Telah dijelaskan pada bab sebelumnya.

Daftar Pustaka:
Arifin, E. Zaenal. 2006. Dasar-Dasar Penulisan Karya Ilmiah. Grasindo: Jakarta.
Azra, Azyumardi dkk. 2002. Pedoman Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi. UIN Jakarta Press: Jakarta.
Surya, Sutan. 2006. Panduan Menulis Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. Pustaka Pena: Yogyakarta.
Widodo. 2005. Cerdik Menyusun Proposal Penelitian Skripsi, Tesis, dan Disertasi Dilengkapi Contoh. MAGNA Script: Jakarta.
Wirartha, I Made. 2006. Pedoman Penulisan Usulan Penelitian, Skripsi, dan Tesis. Penerbit ANDI: Yogyakarta.

1 Comment »

  1. M. Fadhli Said:

    Thanks bro artikelnya,…


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: