HUKUM SEBAGAI INSTITUSI SOSIAL

Hukum adalah suatu sistem aturan atau adat, yang secara resmi dianggap mengikat dan dikukuhkan oleh penguasa, pemerintah atau otoritas melalui lembaga atau institusi hukum. Salah satu fungsinya yaitu sebagai institusi sosial dimana hukum menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat agar tercipta keadilan dan ketentraman. Sehingga masyarakat dapat hidup dengan damai tanpa ada konflik.

Jika mengidentifikasi hukum sebagai institusi sosial, maka kita akan mengamati hukum lebih dari suatu sistem peraturan belaka, melainkan juga bagaimana hukum menjalankan fungsi-fungsi sosial dalam dan untuk masyarakat. Sebelum masuk ke dalam pembahasan utama, terlebih dahulu akan dipaparkan “apa itu institusi sosial?”.
Menurut Koentjaraningrat, institusi sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kepada aktivitas—aktivitas untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat. Dari pengertian tersebut, dapat dikatakan bahwa masyarakat sangat membutuhkan kehadiran institusi. Kebutuhan tersebut harus mendapatkan pengakuan oleh masyarakat karena pentingnya ia bagi kehidupan manusia. Sehingga masyarakat mengusahakan agar ia bisa dipelihara dan diselenggarakan secara seksama.
Keadilan merupakan salah satu kebutuhan dalam hidup manusia yang umumnya diakui di semua tempat di dunia ini. Karena itu, dibentuklah institusi sosial bernama hukum agar keadilan dapat terselenggara secara seksama dalam masyarakat. Ada beberapa ciri yang umumnya melekat pada institusi, yaitu:
1. Stabilitas. Hukum sebagai institusi sosial harus menimbulkan suatu kemantapan dan keteraturan dalam usaha manusia untuk memperoleh keadilan.
2. Memberikan kerangka sosial terhadap kebutuhan-kebutuhan dalam masyarakat.
3. Adanya norma-norma.
4. Ada jalinan antar institusi.
Karena institusi sengaja dibentuk, maka tidak serta merta ia menjadi sempurna. Proses untuk membuat institusi menjadi makin efektif disebut penginstitusionalan. Di setiap negara tentunya proses ini akan berbeda-beda sesuai kebutuhan masing-masing.
Hukum merupakan institusi sosial yang tujuannya adalah untuk menyelenggarakan keadilan dalam masyarakat. Penyelenggaraan tersebut berkaitan dengan tingkat kemampuan masyarakat itu sendiri untuk melaksanakannya. Oleh karena itu, terdapat perbedaan cara dalam penyelenggaraannya di berbagai tempat. Perbedaan ini berhubungan erat dengan persediaan perlengkapan yang terdapat dalam masyarakat. Sehingga sebagai institusi sosial, kita dapat melihat hukum dalam kerangka yang luas, melibatkan berbagai proses dan kekuatan dalam masyarakat.

Referensi:
Satjipto Rahardjo. 2000. Ilmu Hukum. PT Citra Aditya Bakti: Jakarta.
Soerjono Soekanto. 2004. Pokok-Pokok Sosiologi Hukum. PT RajaGrafindo Persada: Jakarta.
————————–. 2006. Sosiologi Suatu Pengantar. PT RajaGrafindo Persada: Jakarta.
http://www.wikipedia.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: